Dea punya |
| Posted: 01 Apr 2020 04:47 AM PDT Di tahun 2020 ini banyak sekali Content Creator yang bertebaran di indonesia dengan berbagai aplikasi dan situs yang mereka gunakan. Sebut saja "Atta Halilintar" yang sukses dengan 21,8 juta Subscribersnya di Youtube, kemudian ada "Jess No Limit" yang terkenal di dunia game online Mobile Legend, dan satu lagi ada "Bowo_Alpenliebe" yang viral dengan aplikasi Tik - Toknya yang dia gunakan. Yaa, itulah sebagian Content Creator sukses yang ada di indonesia. Mereka bertiga masuk dalam kategori VLOGGER, karena menggunakan video untuk menyajikan konten nya. Sedangkan BLOGGER hanya menggunakan tulisan dan gambar untuk menyajikan konten yang dimiliki di sebuah situs web. Lalu manakah yang lebih baik, VLOG atau BLOG ??? Untuk itu mari kita bahas perbandingannya dari berbagai sudut pandang. 1. MODAL AWAL (Minimal) Hal pertama yang dibutuhkan untuk membuat sesuatu pastinya modal awal. Dibawah ini sedikit gambaran tentang perbandingan Modal Awal (Minimal) jika ingin menjadi seorang VLOGGER atau BLOGGER.
Kesimpulannya, untuk menjadi seorang vlogger diperlukan modal awal yang sedikit lebih banyak jika dibandingkan dengan seorang blogger. 2. KONTEN / ISI INFORMASI YANG DISAMPAIKAN Vlog yang populer di Indonesia saat ini mayoritas tema nya tentang Hiburan, Cerita/Tokoh Fiksi, Tutorial (Memasak, Make Up, dan lainnya), Aktifitas Game Online dan lainnya. Sedangkan untuk blog, yang masih banyak diminati netizen yaitu blog dengan tema Download (Musik, Film, Game, dan lainnya), Tutorial (Game, Internet gratis, dan lainnya), Kumpulan kata – kata mutiara/bijak, dan masih banyak lagi. Kualitas dan cara penyampaian konten/isi dari vlog atau blog sangatlah penting, berikut ini perbandingannya.
Kesimpulannya, Video lebih efektif untuk menyampaikan sebuah informasi jika dilihat dari segi kecepatan penyampaiannya. Jika video lebih efektif, kenapa blog masih bisa bertahan sampai saat ini ? Karena susah move on ? Bukaaaan. Karena sebuah tulisan juga mempunyai kekuatan dalam hal penyampaian informasi, yaitu dari segi konsistensinya. Sebagai contoh, antara "Lirik Sebuah Lagu" dengan "Penyanyi" yang membawakan lagu tersebut. Jika ada lagu baru yang enak di dengar yang pertama kali kalian ingat pasti irama lagu tersebut dengan beberapa lirik lagunya, namun kali pertama kamu mendengar pasti kamu belum bisa mengingat keseluruhan lirik lagu tersebut. dan ketika kamu ingin mencari keseluruhan lirik lagu tersebut. Maka tulisan lirik lagu tersebut lah tujuannya. Jadi, memang setiap hal itu ada sisi baik dan sisi kurangannya. Tergantung dari sisi mana kamu coba untuk memulainya. |
| You are subscribed to email updates from Deafile Bedah Blog. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
