Sabtu, 09 Mei 2020

O-OM.COM | Tutorial Blog dan Inspirasi Digital

Posted on 16.34 by andi avdy

O-OM.COM | Tutorial Blog dan Inspirasi Digital

Link to Blog Inspirasi Digital

Bypass Full Speed Transfer File pada Mikrotik Agar Tidak Terlimit

Posted: 08 May 2020 09:00 PM PDT

Kasus menggunakan mikrotik RB750GR3. Port 1 untuk LAN 1, 1Gbps Port 2 untuk LAN 2, 1Gbps IP Local: 192.168.10.1 (mungkin ftp atau web server)Ketika copy file dari LAN1 ke LAN2 kenapa bandwidth maksimal cuma 150an mega bit/second atau 15MB/s. Padahal CPU resource mikrotik baru terpakai 36%, Gimana caranya supaya bisa full speed dan memaksimalkan bandwidth tersebut? Caranya sangat mudah: pada

Pemilihan Queue Size pada PFIFO default-small (10) atau default (50)?

Posted: 08 May 2020 09:06 PM PDT

Pemilihan queue size pada PFIFO, mana yang lebih bagus diatara kedua ini size dari pfifo default small (10) atau default (50)?  Default small (10) => ini memiliki latency, jitter atau ping yang rendah, bagus untuk koneksi game dan voip, kekuranganya tinggi pada paket loss dan kadang client kita tidak bisa mendapat full trafik dari max limit yang kita berikan.  Default (50) => ini memiliki latency

No Response to "O-OM.COM | Tutorial Blog dan Inspirasi Digital"

Leave A Reply